Mengenal Senyawa Kimia Untuk Melawan Infeksi Bakteri

Spread the love

Infeksi bakteri itu bisa terjadi di dalam tubuh ketika bakteri sudah berhasil menekan sistem kekebalan tubuh kita. Dan apabila sudah sampai terjadi infeksi bakteri, maka diperlukan sebuah senyawa kimia yang akan membantu proses pemulihan dan melawan bakteri tersebut. Nah tentunya senyawa kimia ini harus dipahami dengan baik terlebih dahulu sebelum digunakan, agar supaya tidak menimbulkan penyakit yang lainnya. Berikut ini kami akan jelaskan mengenai senyawa kimia tersebut supaya memahaminya sebelum mengonsumsi.

Antibiotik

Senyawa yang bisa dipakai untuk bisa melawan infeksi bakteri dari dalam tubuh kita itu adalah Antibiotik. Antibiotik ini bisa digunakan pada tubuh manusia ataupun hewan yang mengalami infeksi bakteri yang tidak bisa dilawan oleh antibodi. Antibiotik sendiri merupakan bahasa Yunani dari Anti yang artinya melawan dan Bios yang memiliki arti kehidupan dalam hal ini adalah bakteri. Jadi pada dasarnya adalah senyawa untuk bisa melawan bakteri ketika bakteri sudah menginfeksi tubuh kita.

Sebenarnya ketika bakteri masuk ke dalam tubuh dan berkembang biak, sistem kekebalan tubuh kita akan mulai melawan bakteri. Namun bila sudah tidak tertangani maka bakteri akan bisa menekan antibodi dan akhirnya akan terjadi infeksi dan muncul penyakit. Dan pada fase inilah antibiotik ini akan digunakan untuk bisa membantu melawan bakteri yang menginfeksi tubuh kita. Tapi perlu diingat kalau antibiotik itu dipakai untuk infeksi bakteri bukan infeksi virus, jadi jangan sampai salah kaprah.

Golongan Antibiotik

Sebenarnya jenis dari Antibiotik ini sendiri ada cukup banyak yang sudah beredar di dunia, namun bisa kita klasifikasikan dalam beberapa golongan. Dan berikut ini kami akan informasikan golongan dari antibiotik itu apa saja.

  1. Makrolida

Cara kerja dari Makrolida ini adalah mencegah bakteri berkembang biak dengan menghalangi bakteri menghasilkan protein. Biasanya antibiotik golongan ini akan sangat berguna untuk mengatasi infeksi yang terjadi di bagian paru-paru. Golongan ini akan bisa dipergunakan untuk orang yang alergi terhadap golongan Penicillin dan bakteri yang kebal dengan Penicillin. Berikut ini jenis obat antibiotik yang termasuk dalam golongan Makrolida yang mungkin tidak banyak orang ketahui.

  1. Azithromycin
  2. Erythromycin

Ada beberapa hal yang membuat Anda tidak bisa mengonsumsi antibiotik jenis ini, salah satunya adalah kondisi kelainan darah langka yakni porfiria. Kalau Anda dalam kondisi hamil maka antibiotik yang bisa dikonsumsi hanyalah Erythromycin.

  1. Penicillin

Penicillin adalah golongan antibiotik yang membunuh dan mencegah pembentukan dinding sel pada bakteri. Golongan ini sangat efektif untuk mengatasi infeksi kulit, paru-paru, dan juga saluran kemih. Jenis obat yang ada di golongan ini adalah Penicillin dan juga Amoxicillin, bila alergi dengan salah satunya maka akan alergi dengan semua jenisnya.

  1. Fluoroquinolones

Kalau golongan ini akan membunuh bakteri dengan mencegah bakteri menciptakan DNA, dan ada 2 jenis yakni Ciprofloxacin dan levofloxacin. Untuk golongan ini memang sebaiknya tidak dikonsumsi secara rutin.

  1. Cephalosporin

Golongan ini sama seperti Penicillin cara kerja dengan mencegah pembentukan dinding sel pada bakteri. Jenis obatnya ada Cephalexin dan Levofloxacin, bila ada alergi Penicillin kemungkinan golongan ini pun Anda alergi. Golongan ini tidak bisa dikonsumsi penderita gagal ginjal.

  1. Aminoglycosides

Golongan ini bisa mencegah bakteri berkembang biak dengan menghalangi membuatnya protein. Biasanya obat ini untuk mengobati penyakit serius, jadi hanya digunakan di rumah sakit saja.